Asesmen Nasional

asesmen

Asesmen Nasional mulai diperkenalkan Pada bulan Oktober 2020 sebagai pengganti Ujian Nasional.

Apa sih Asesmen Nasional?….. pertanyaan itu tentunya ada dibenak kita, mengingat ini adalah program baru yang harus diperkenalkan kepada seluruh jajaran pendidik di sekolah dan orang tua siswa yang menyekolahkan anak-anaknya.

In syaa Allah model asesmen ini sudah mulai diperkenalkan kepada guru-guru di SDIP IMAM NAWAWI,  sehingga bila asesmen ini diputuskan dipergunakan pada bulan Agiustus 2021, seluruh jajaran guru sudah siap menjalankannya.

Berdasarkan kutipan  dari website Kemdikbud, Asesmen Nasional 2020 diartikan sebagai bentuk pemetaan mutu pendidikan pada seluruh jenjang sekolah, madrasah, dan program keseteraan.

asesmen

Asesmen Nasional yang dirancang tidak hanya sebagai pengganti ujian nasional  tetapi sebagai penanda perubahan pandangan tentang ujian atau evaluasi pendidikan.

Perubahan mendasar pada Asesmen Nasional adalah tidak lagi menilai capaian siswa secara perorangan,

Asesmen dilaksanakan  layaknya seperti survei,  hanya menggunakan sampling perwakilan dari seluruh siswa, jadi tidak diikuti oleh seluruh siswa.

Tujuan penting asesmen ini adalah  dalam rangka memetakan mutu pendidikan di seluruh Indonesia.

Informasi yang diperoleh dari hasil pemetaan tersebut  digunakan untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran yang diharapkan  adanya peningkatan mutu hasil belajar

Tiga Komponen Asesmen

Ada tiga bentuk penilaian yang dilakukan oleh siswa dalam asesmen ini, yaitu:

  1. Asesmen Ketuntasan Minimal (AKM)
  2. Survey Karakter
  3. Survey Ligkungan Sekolah
asesmen nasional

Apa saja ya yang dinilai?

Nah ini tentunya yang menjadi perhatian sekolah…. Yuk kita bahas satu persatu.

1. AKM

    Mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif.

2. Survey Karakter

    Mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar nonkognitif.

3. Survey Lingkungan Sekolah

    Mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran. 

Teknisnya Bagaimana?

Perbedaan dengan ujian nasional, penilaian tidak hanya dilakukan terhadap siswa, tetapi juga terhadap guru dan kepala sekolah.

Siswa mengerjakan pada sesi dengan jadwal yang ditentukan dan dengan diawasi. Sedangkan Guru dan kepala satuan pendidikan mengerjakan survei secara mandiri dengan periode waktu yang cukup panjang

Baca juga AKM, literasi,soal-soal model akm

5 Comments

  • Assalamualaikum pak, apakah assessment nasional ini sudah langsung digunakan untuk siswa kelas 6 sekarang?

    Reply
    • asesmen rencananya bukan untuk kelas 6, tetapi dimulai untuk kelas 5.
      jadi untuk kelas 6 saat ini sementara menggunakan nilai raport.

      o iya ada kelebihan dari asesmen ini, orang tua tidak perlu lagi memasukkan anak-ananya ke BIMBEL. karena nilai tidak menjadikan patokan kelulusan.

      Reply
  • Jazaakallaahu khoiron Pak Bina…sangat bermanfaat dan membantu sekali… Baarokallaahu fiik.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *