Pendampingan, Pengawasan dan Pembimbingan Siswa

pendampingan siswa di sd islam plus imam nawawi

Belajar itu bukan hanya sekedar mentransfer ilmu dengan cara driling materi ajar, tetapi bagaimana siswa mencintai ilmu, mau belajar dan bertanggung jawab atas ilmu yang telah mereka dapat. atau dengan kata lain ilmu itu berguna untuk mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk menciptakan hal tersebut maka diperlukan mental guru sebagai pembimbing, pendamping dan juga sekaligus sebagai pengawas mereka ketika siswa berada di sekolah baik saat pembelajaran di kelas maupun saat mereka istirahat untuk makan dan bermain. karena lingkungan belajar ilmu bukan hanya di ruang kelas dan saat KBM berlangsung tetapi juga saat mereka sedang istirahat makan dan bermain.

 

Saat di Kelas

Guru menjadi pembimbing belajar, memberikan stimulus-stimulus sehingga anak mampu berpikir kritis terhadap ilmu yang di dapat.

Guru membangun motivasi agar berminat belajar, guru juga memimpin proses belajar yang melibatkan seluruh siswa serta guru membangun keterampilan berfikir kritis. Muaranya adalah pembelajaran efektif.

Beberapa hal yang diperlukan meliputi:

  • menciptakan suasana yang kondusif dan adil
  • menyampaikan tujuan belajar
  • menghubungkan konsep yang sedang dipelajari dengan konsep ilmu yang dimiliki siswa
  • menghubungkan dengan pengalaman siswa dalam kehidupan sehari-hari
  • Fokus dalam melakukan pembimbingan terutama terhadap prilaku  dan respon siswa
  • menyampaikan kepada siswa kriteria keberhasilan
  • menunjukkan sikap positif terhadap apapun pencapaian yang diraih oleh siswa
  • merancang pembelajaran agar siswa berpartisipasi aktif
  • mengembangkan kerja kelompok atau berpasangan
  • mengurutkan konsep dari yang mudah dan tidak terpaku dari yang ada di buku pelajaran
  • membuat stimulus yang merangsang siswa untuk berpikir  

 

Saat Istirahat Makan siang

Saat istirahat makan merupakan saat siswa dalam keadaan senang dan relaks. saat saat seperti inilah neurotransmit bekerja optimal. segala imformasi yang didapat sangat mudah diterima oleh otak.

Guru mempunyai kesempatan yang sangat baik, yaitu melakukan pendampingan, selain mengajarkan kepada siswa adab-adab makan tetapi bisa diselipkan pengetahuan yang bersifat metakognitif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *