Penilaian Harian Siswa

penilaian

Bagi guru membuat penilaian harian adalah suatu yang biasa ketika satu materi dalam satu kompetensi dasar telah diselesaikan disampaikan dalam pembelajaran. 

Hanya saja, dalam pelaksanaan penulisan soal-soal penilaian harian ini kebanyakan guru mengambil soal-soalnya dari modifikasi soal-soal yang ada di buku pelajaran tanpa merancang dahulu kisi-kisinya dan juga tidak membuat analisis butir soal.

Tujuan penilaian harian

Kita sejenak mengingat kembali mengenai apa sih tujuan diadakannya penilaian harian. Bahwa tujuan penilaian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ketercapaian penguasaan kompetensi belajar siswa dalam kurun waktu tertentu. hasilnya apakah kita akan melakukan perbaikan atau melanjutkan dengan materi selanjutnya.

Oleh karena itu maka diperlukan persiapan menyusun materi apa saja yang dianggap perlu akan diujikan. Yang pertama adalah urgensinya apakah materi tersebut memang mutlak harus dikuasai, kemudian kontinuitas apakah materi tersebut merupakan materi lanjutan dari materi sebelumnya, relevansi apakah materi tersebut diperlukan untuk materi selanjutnya atau dasar pokok materi lanjutan, dan yang terakhir adalah kebergunaan yaitu apakah materi ini berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Yuk baca juga hal penting untuk diketahui oleh guru

  • Penilaian Formatif
  • Penilaian Kinerja
  • Peraturan Kepegawaian

Yaitu penilaian yang dilaksnakan setiap guru melaksanakan pembelajaran. untuk mengetahui apakah siswa sudah memahami pembelajaran yang sedang dilaksanakan. Bentuknya berupa tugas harian

Disebut juga dengan penilaian otentik. yaitu mempraktekkan pengetahuan yang didapat dalam pembelajaran. klik disini 

yuk klik ini untuk mengetahui buku kepegawaian di SDIP Imam Nawawi. biar tahu hak dan kewajiban pegawai baik guru maupun tendik.

Apa yang harus dipersiapkan guru untuk penilaian harian?

Ada tiga macam yang harus dipersipakan oleh guru:

  1. Kisi-kisi  (klik)
  2. soal
  3. Analisis Butir Soal  (klik)

Format kisi-kisi  dan analisis butir soal sudah dipersiapkan tinggal didownload.

penilaian

Membuat Indikator soal

Kompetensi dasar disesuaikan dengan kompetensi dasar yang ingin diujikan.

indikator soal merupakan pengembangan dari indikator pencapaian kompetensi (IPK). dari satu IPK bisa dikembangkan beberpa indikator soal dengan pertimbangan kelayakan untuk diujikan.

Baik, saya berikan contohnya ya.

KD : 3.4. Menentukan kosa kata tentang anggota tubuh dan panca indra

IPK : 3.4.1. Memilih kosa kata tentang anggota tubuh 

          3.4.2. menjelaskan fungsi masing-masing panca indra

Indikator Soal

dari IPK 3.4.1

  • disajikah tabel, siswa mampu memilih kosa kata tentang bagian tubuh bagian kepala
  • disajikan wacana, siswa mampu memilih kosa kata bagian tangan
  • disajikan wacana, siswa mampu memilih kosakata tentang bagian kaki

dari IPK 3.4.2

  • disajikan gambar, siswa mampu menjelaskan tenatng fungsi pancaindra pada bagaian kepala
  • disajikan wacana, siswa mampu menjelaskan tentang fungsi pancaindra pada bagaian tangan

Menentukan level kognitif

Ada tiga level kognitif yang dipakai dalam penyusunan kisi-kisi soal yaitu:

  • L1 (level satu) Knowing yang merupakan gabungan dari remember dan undestanding
  • L2 (Level dua) Applying yaitu mengaplikasi atau menerapkan pengetahuan yang didapat dalam belajar
  • L3 (Level tiga) Reasoning yaitu Mengapa? siswa mencari jawaban atas pertanyaan tersebut melalui Analisis, evaluating dan creating

Yuk kita lihat perbedaan soal dari 3 level kognitif

  • L1 (mengingat)
  • L2 (Menerapkan)
  • L3 (Berpikir Tingkat Tinggi)

siapakah nama presiden pertama negara republik Indonesia ?

Andi berlari mengelilingi lapangan berbentuk persegi panjang dengan ukuran 28m x 15m. Berapakah jarak yang ditempuh Andi setelah mengelilingi lapangan tersebut sebanyak dua kali

Mengapa Sari meminjamkan buku kepada Dini meskipun dia mengetahui bahwa Dini lah yang menyebabkan dia celaka

Contoh Soal HOTS (level 3)

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *